Viral, ASN Polres Sukabumi Hadang dan Gebrak Ambulan, Kini Minta Maaf

Jagadviral.com

Pria yang viral karena aksinya menggebrak bagian depan ambulans yang melintas di Jalan Raya Cikembar, Kabupaten Sukabumi akhirnya meminta maaf.

Dalam rekaman video berdurasi 0.29 detik itu, pria yang diketahui bernama Sudirman tersebut mengungkap permintaan maaf.
“Assalamuallaikum Warahmatullahiwabarakatuh, mohon maaf kepada sopir ambulans yang tadi terhenti, tiada hal lain yang terganggu perjalanannya … kepada keluarga yang sempat terhenti di ambulans mohon maaf yang sebesar-besarnya, tiada maksud hal-hal yang lain. Itu saja sekali lagi mohon maaf,” kata Sudirman seperti dilihat detikJabar dalam video di aplikasi perpesanan, Rabu (20/4/2022).

Sudirman mengaku sebagai ASN Polri dan berdinas di Polres Sukabumi, Saat dihubungi detikJabar melalui telepon selulernya,

Dirman juga mengatakan saat peristiwa itu terjadi, posisi arus lalu lintas dalam keadaan macet dan ia baru keluar dari parkiran salah satu minimarket.

“Di Indomaret, (posisi) keluar dari Indomaret, macet itu teh arah ke sukabumi. Kan macet, saya mau keluar gitu kan. Pas keluar, mobil ambulans masuk terus, gitu saja,” kata Sudirman.

Ia juga membenarkan saat itu posisinya sempat memastikan ada tidaknya pasien di dalam ambulans. DetikJabar juga mengkonfirmasi soal ia mengaku sebagai anggota polisi seperti dalam video. Ia membantah sudah mengatakan pengakuan itu.

“Enggak ngomong-ngomong Polri, enggak, enggak ngomong itu. Kan sebelumnya ada motor, itu ada yang mau lewat, ada yang mau melahirkan gitu. Itu kan dalam posisi macet, itu memang macet keadaannya. Tidak jalan lagi, memang macet enggak bisa jalan cepat,” tuturnya.

Sudirman mengatakan video yang kemudian viral itu sengaja dibuat sopir untuk merekam video macet. Ia juga membantah dengan sengaja menyingkirkan ponsel yang dipegang oleh sopir ambulans.

“Memastikan saja, memang kalau sebelumnya (sopir) dari merekam video macet, enggak mungkin kalau langsung mah. Perkiraan saya (kamera) ditutup jangan-jangan (karena menyorot wajah) bukan niat nepak (menepis) handphone, bukan, memastikan saja gitu saja,” imbuhnya.

“Sekarang mau bertemu dengan bersangkutan, klarifikasi dan mohon maaf saja,” Pungkas Dirman.