5 Fakta Penemuan 7 Janin di Kotak Makanan, Pelaku Aborsi Sejak 2012

Jagadviral.com
ilustrasi janin dalam kandungan
ilustrasi janin dalam kandungan

Baru-baru ini warga kota Makasar dihebohkan dengan penemuan tujuh janin yang tersimpan dalam kotak makanan. Janin-janin tersebut diketahui pemilik kos saat hendak membersihkannya.

Berikut ini 5 fakta tentang 7 janin yang ditemukan dalam kotak makanan yang diolah dari detik.com.

1. Pertama kali diketahui pemilik kos

Pemilik indekos inisial NA di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) secara tidak sengaja menemukan tujuh janin bayi yang telah membusuk di dalam kotak makanan. Kasus ini kini diselidiki polisi.

“Tujuh jabang bayi atau tujuh janin bayi,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Reonald Truly Sohomuntal Simanjuntak saat berbincang dengan detikSulsel, Selasa (7/6/2022).

Reonald mengatakan ketujuh janin bayi itu ditemukan di salah satu kamar indekos di wilayah Biringkanaya, pada Minggu (5/6). Pemilik indekos awalnya curiga dengan bau busuk di dalam kamar kos tersebut.

“Baunya (bau tak sedap) tercium, apa pemilik kos itu eh apa bau yang kurang pas itu loh,” kata Reonald.

Karena penasaran, NA selaku pemilik indekos melakukan pengecekan. Dia membuka kamar kos itu karena orang yang menyewanya sedang izin pulang kampung.

“Akhirnya pemilik tempat itu (indekos) masuk, karena sudah mulai bau, akhirnya ditemukan lah tumpukan kardus itu, tempat-tempat yang ditempati naro (menyimpan) itu tupperware (kotak makan) di situlah ditemukan,” ungkap Reonald.

Polisi setempat yang menerima laporan dari NA lantas turun tangan ke lokasi kejadian. Hingga akhirnya penyelidikan kasus ini diambil alih oleh Satreskrim Polrestabes Makassar.

2. Penghuni kos pamit pulang

NA mengatakan sosok perempuan yang dimaksud mulai menyewa kamar di kos-kosan miliknya sejak 2021 lalu. Namun NA mengaku tak tahu banyak saat ditanya tentang pekerjaan wanita yang dia maksud.

“Lama mi dari bulan 12 (Desember 2021). Kurang tahu mi (apa pekerjaannya dia),” kata NA.

Menurut NA, sosok wanita itu sebenarnya masih tercatat sebagai penghuni kamar kos-kosan miliknya. Hanya saja perempuan tersebut pamit liburan belum lama ini.

“Mau refreshing. Tidak ada (pesan-pesan yang ditinggalkan),” tutur NA.

NA mengatakan barang-barang wanita itu masih berada di dalam kamar kos-kosan yang dia sewa. Hanya saja NA mengaku tak tahu kapan perempuan itu kembali.

“Masih ada (barang-barangnya). Tidak tahu (kapan kembali),” katanya.

3. Pelaku ditangkap polisi

Polisi menangkap sejoli selaku pemilik tujuh janin bayi yang membusuk di kotak makan dalam kamar kos-kosan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sejoli tersebut resmi ditetapkan menjadi tersangka kasus aborsi.
Tersangka wanita lebih dulu ditangkap di wilayah Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (8/6). Sementara tersangka pria ditangkap polisi di wilayah Kalimantan pada hari yang sama.

Kapolrestabes Makassar Kombes Budi Haryanto mengatakan sejoli itu masih dalam perjalanan menuju ke Makassar. Tapi penetapan tersangka terhadap sejoli itu sudah bisa dilakukan lebih awal.

“Rangkaian penyelidikan masih berlangsung namun kita sudah berani menetapkan 2 orang ini sebagai tersangka,” ungkap Kapolrestabes Makassar Kombes Budi Haryanto kepada wartawan, Rabu (8/6) malam.

Budi mengatakan kedua tersangka mengakui aborsi karena ketujuh janin bayi itu hasil hubungan gelap mereka. Kedua tersangka juga mengaku merasa malu terhadap janin bayi itu.

“Keterangan sementara, motifnya karena malu. Tersangka melakukan hubungan gelap dan mengandung, hamil,” kata Budi.

4. Aborsi Dilakukan Sejak 2012 Sampai Sekarang

Kembes Budi mengatakan aborsi yang dilakukan kedua tersangka sudah berlangsung selama 10 tahun terakhir. Aborsi pertama kali dilakukan pada 2012 silam.

“Sementara ini, peristiwa ini dilakukan sejak 2012 sampai sekarang,” tutur Kombes Budi.

Sejoli tersebut selalu berhasil melakukan aborsi karena tersangka wanita meminum ramuan tertentu. Sementara tersangka pria disebut berperan aktif membantu pasangannya melakukan aborsi.

“Sementara ini pengakuan tersangka, itu minum ramuan dan lakukan tindakan yang bisa gugurkan kandungan,” tutur Budi.

Budi juga memastikan tersangka wanita melakukan aborsi tak hanya di satu lokasi saja alias di tempat yang berbeda-beda. Namun dia tidak menyebutkan di mana saja lokasi yang dimaksud.

“Tempatnya pindah-pindah,” jelasnya.

5. Sosok Tersangka Wanita di Kasus Aborsi

Dia juga mengungkap sedikit fakta terkait sosok tersangka wanita. Dia merupakan seorang karyawan tanpa dijelaskan lebih tersangka bekerja di perusahaan mana.

“Karyawan,” ungkap Kombes Budi.

Kendati demikian, Budi memberi bocoran bahwa pekerjaan tersangka wanita terkait kesehatan. Dia menegaskan tersangka memang memiliki pengalaman medis.

“Ya pekerjaan di dalam kesehatan. Ya punya pengalaman medis,” kata Budi,” katanya.