Sering Ngajak Becinta, Sepasang Kekasih Ini Bunuh Mantan Pacar

Jagadviral.com
Tersangka bersama barang bukti saat konferensi Pers
Tersangka bersama barang bukti saat konferensi Pers

Sepasang kekasih di Tangerang bekerjasama menghabisi nyawa mantan pacar. Mereka adalah FR (21) dan DF (18) yang merencanakan pembunuhan terhadap Bayu Samudera atau BS (21), mantan pacar DF.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan mengatakan, Jasad BS ditemukan penuh luka di Jalan Puri 11, Parung Jaya, Karang Tengah, Tangerang pada Rabu, 1 Juni 2022 sekira pukul 09.00 WIB.

“FR laki-laki usia 21 tahun, peran sebagai eksekutor dan juga pengatur strategi dari tindak pidana ini. Kemudian yang kedua DF, perempuan usia 18 tahun, peran adalah sebagai pembantu eksekutor,” kata Zulpan saat konferensi pers, Jumat (3/6/2022).

Baca Juga:  Viral, Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Belum Ditemukan

Zulpan menerangkan, tersangka perempuan inisial DF merasa sakit hati karena seringkali diajak berhubungan badan oleh BS.

“Kemudian, bercerita kepada tersangka FR yang merupakan pacar dari tersangka DF,” ujar dia.

Tersangka FR tersulut emosi ketika melihat pembicaraan antara kekasihnya dengan korban di media sosial. Zulpan mengatakan, kedua tersangka mengatur skenario untuk menghabisi nyawa BS.

“Korban dipancing bertemu, kemudian pada saat korban menemui tersangka DF. Di mana tersangka FR sudah menunggu untuk membunuh korban,” ujar dia.

Baca Juga:  Seorang Mahasiswi Mencoba Bunuh Diri Loncat Dari Jembatan Semampir Kediri

Saat di lokasi, tersangka FR menyemprotkan cairan carbon cleaner ke arah muka korban. FR lalu menghajar korban dengan martil.

“Korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Kemudian korban didorong ke semak-semak,” ujar dia.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain menambahkan, tersangka FR sempat kembali ke lokasi untuk memastikan keadaan korban.

“Jadi setelah pelaku melakukan tindakan pemukulan kemudian menyeret ke semak-semak dan membawa ponsel untuk pergi kemudian pelaku kembali lagi dengan membawa cutter ini untuk memastikan bahwa korban meninggal dunia makanya disayat di wajah dan leher,” ujar dia.

Baca Juga:  Seorang Mahasiswi Mencoba Bunuh Diri Loncat Dari Jembatan Semampir Kediri

Kanit 4 Subdit Resmob Direskrimum Polda Metro Jaya, AKP Tomi Haryono menambahkan, tindakan menyayat wajah korban sebagai upaya menghilangkan jejak kejahatan.

“Ada (tujuan untuk menghilangkan identitas wajah korban agar tak dikenali),” ujar dia.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Padal 340 KUHP dan atau Pasal 365 ayat 3 KUHP dan atau Pasal 339 KUHP.